Pengaruh berat badan terhadap kecepatan lari

Pemain sepakbola harus menguasai berbagai teknik dasar sepakbola. Untuk meneliti lebih lanjut permasalahan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional.

Sepak bola merupakan cabang olahraga yang sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu, walaupun pada saat itu sepakbola masih dalam bentuk permainan yang sederhana Fauzi, Suatu Pendekatan Praktik.

Dalam olahraga diperlukan 10 macam kondisi fisik yang sangat berpengaruh yaitu, kekuatan, daya tahan, kelentukan, keseimbangan, kecepatan, kelincahan, daya ledak, koordinasi, ketepatan dan reaksi.

The study was done in august - September Septadina, I. Namun untuk membuktikannya secara ilmiah maka harus dilakukan penelitian. The technique used for getting the sample is using purposive sampling, so all of population that is 50 people are being the sample. Dari hasil pengukuran berat badan, diperoleh nilai kecepatan tertinggi terdapat pada responden dengan berat badan 55 kg dan 64 kg dengan nilai kecepatan 9.

Ada pengaruh latihan hollow sprint terhadap peningkatan kecepatan lari pemain sepakbola Kata kunci: Informasi dari hasil penelitian sebelumnya mengenai faktor anatomis yang memberikan kontribusi terhadap kecepatan lari masih kurang dan terbatas.

The sample was 20 players soccer of the soccer school in Mantingan Village. Dalam hal ini Syarifuddin Sedangkan faktor anatomis terdiri dari ukuran tinggi badan, panjang, besar, lebar, dan berat tubuh. Kecepatan dan dribbling sangat dibutuhkan untuk menunjang penguasaan teknik tersebut Adnan, Hal ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai ada tidaknya serta seberapa erat hubungan antar variabel.

Hal ini dikarenakan struktur anatomi dari panjang tungkai yang berbeda dari tiap individu Setyawan, Suwaji, M.

Hal ini didukung dengan pendapat para pakar mengenai keterkaitan antara berat badan dan kekuatan otot tungkai, antara lain: Sedangkan nilai kecepatan terendah terdapat pada kelompok panjang tungkai cm dengan nilai kecepatan 6.

Karena gerakan-gerakan yang ada didalam atletik dimiliki oleh sebagian besar cabang-cabang olahraga lainya. Kata kunci: Arif Pristianto, SSt. Beberapa macam faktor yang mempengaruhi kecepatan dalam berlari yaitu faktor fisiologis dan anatomis.

Arif Pristianto, SSt. Whereas, the result of r between the weight and the speed of sprint is 0, Responden yang memiliki ukuran tungkai lebih panjang secara otomatis memiliki langkah yang panjang dibandingkan dengan responden yang memiliki tungkai pendek.

Dengan melihat latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk mengetahui seberapa besar hubungan panjang tungkai dan berat badan dengan kecepatan lari sprint metermaka permasalahan yang dapat dirumuskan oleh peneliti pada pemain sepakbola di SSB Fortuna dan Persatuan Sepakbola Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sedangkan secara psikologis, kecepatan diartikan sebagai kemampuan berdasarkan kemudahan gerak, proses sistem syaraf dan perangkat otot untuk melakukan gerak dalam satuan waktu. Selanjutnya untuk memudahkan dalam menganalisis faktor-faktor tersebut digolongkan menjadi faktor fisiologis dan anatomis.

Hasil penelitian: Pengambilan sampel secara purposive sampling Definisi Operasional Kecepatan lari Kecepatan diukur dengan menggunakan waktu tempuh dari jarak lari meter dalam satuan detik dengan menggunakan stopwatch.

Journal of Sport Science and Fitness. Sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mengetahui secara lebih fokus mengenai seberapa besar kontribusi faktor anatomis terhadap kecepatan lari cepat sprintoleh karena itu penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian yang menyangkut masalah Kontribusi tinggi badan, berat badan, dan panjang tungkai terhadap kecepatan lari cepat sprint meter putra Studi pada Mahasiswa Pendkesrek Angkatan Universitas Negeri Surabaya.

Contributions, height, weight, leg length, sprint ABSTRAK Faktor yang memberikan kontribusi terhadap kecepatan berlari meliputi faktor fisiologis dan anatomis. Pendidikan Jasmani. Semarang Tahun [Skripsi]. Tinggi Badan Menurut Maksum pengaruh latihan hollow sprint terhadap peningkatan kecepatan lari pada pemain sepak bola sekolah sepak bola puma muda desa mantingan naskah publikasi.

tentang “Pengaruh Tinggi Badan Serta Berat Badan Terhadap Kecepatan Lari”. II. METODE Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif dan expost facto. Diskriptif digunakan untuk memperoleh informasi dan gambaran sejauh mana pengaruh tinggi badan serta berat badan terhadap kecepatan lari 80 meter.

peneliti lain pengaruh latihan hollow sprint terhadap peningkatan kecepatan lari pada pemain sepak pengaruh latihan hollow sprint terhadap peningkatan kecepatan lari pada pemain sepak bola sekolah sepak bola puma muda desa mantingan.

PENGARUH LATIHAN LARI 15 MENIT TERHADAP

Pengaruh Tinggi Badan Serta Berat Badan Terhadap Kecepatan Lari Jarak 80 Meter Pada Siswa Putri Kelas VII SMP Negeri 7 Kediri Tahun Pelajaran / Skripsi, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Oct 25,  · ABSTRAK ANDI SHAFIYYUL ULUM. Pengaruh Tinggi dan Berat Badan Terhadap Kecepatan Lari Jarak Pendek Peserta didik SMK Negeri 1 Liliriaja Kabupaten Soppeng.

Penelitian ini bertujuan (1). untuk mengetahui ada pengaruh tinggi badan terhadap kecepatan lari jarak pendek peserta didik SMK Negeri 1 Liliriaja Kabupaten Soppeng.

(2). untuk mengetahui ada pengaruh berat badan terhadap kecepatan lari Author: Andi Shafiyyul Ulum. Sedangkan besar nilai r antara berat badan dengan kecepatan lari sprint sebesar 0, Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dan berat badan dengan kecepatan lari sprint ( meter) pada pemain sepakbola di SSB Fortuna dan Persatuan Sepakbola UMS.

Kata Kunci: Panjang Tungkai, Berat Badan, Kecepatan Lari.

Pengaruh berat badan terhadap kecepatan lari
Rated 3/5 based on 93 review